ASA ANAK PELOSOK
Jejak menawan putih hitam
Awalnya
Menemani
Berganti abu-abu gelap
Pula bermacam warna
Menghiasi langkah-langkah gagah
Kesatria Pendidikan
Menempah asa
Merajut benang-benang mimpi berjejaran Anak Negeri
Setengah, Satu persatu
Dengan semangat Kau memberi harap
Setidaknya sekeping atau bahkan selusin
Tahu kah Kau?
Mereka menanti
Mereka yang tak terjamah nurani sang petinggi kota
Mereka yang terlupakan
Mereka yang di biarkan tak mengenal abjad
Mereka yang di biarkan buta menghitung angka
Mereka yang sekian abad di biarkan tak bersuara
Sebab tak tahu membaca huruf atau pun bilangan
Setidaknya...sekurangnya...
Pada pundakmu kini
Mereka bergelayut
Pada kuat langkah dan kokoh tanganmu
Untuk menarik mereka dari keterdiaman tak tahu segalanya
Pada matamu lah kini mereka ingin menatap dunia
Pada hatimu lah kini mereka hendak merasa
Sebongkah cinta yang tulus
Pula
Pada ilmu yang harus Kau bagikan kelak
Mereka menunggumu Teman,
Mereka menanti Kita... Aku, Kamu!
Kita semua
Kesatria Pendidikan
Sang Guru
Sesungguhnya
Sesederhana itulah asa mereka
Mereka lah anak pelosok
Anak Negeri Terluar Terdepan dan Tertinggal.
(Ibu Inee, Deiyai-Papua, 20 Mei 2014)

Komentar
Posting Komentar